...Tragedi
Minggu Pagi...
Minggu pagi di keramaian kota, semua
terasa sepi diantara orang-orang yang berlalu lalang. Orang-orang terlihat
penuh tawa menikmati kesejukan hari, sedangkan aku? Aku tak karuan hari ini.
Padahal mentari telah menyambut kehadiran diriku dengan senyumannya, tapi
kenapa aku tak bisa berbalas senyum? Kenapa aku tak bisa nikmati keindahan ini?
Tuhan, kenapa dengan hatiku? Memang, aku merasa hatiku beku, tak bisa mencair,
tak bisa merasakan apa yang seharusnya ku rasakan. Hatiku gundah sepenuhnya
karena dia yang menjatuhkan hatiku ke dalam hatinya, tapi dia tak bisa
melabuhkan hatinya dihatiku. Aku senang dan aku bahagia bisa mengenalnya, tapi
kenapa harus saat ini? Saat hatiku dan hatinya telah ada yang mengisi.
Ya, Tuhan memang adil, tapi sebenarnya
siapa yang salah, aku? Ataukah perasaanku yang salah? Atau pikiranku yang tak
bisa berpikir jernih? Sepertinya pikiranku mulai melemah. Huft, ya, aku sadari,
ku suka dirinya.. mungkin aku salah.. -_- sudah..sudah.. tak usah memperpanjang
masalah. Aku harus sadar diri, aku siapa? Dan dia untuk siapa? Mungkin aku tak
pantas dengannya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar